MENYESAL, MATI SEBELUM BERSEDEKAH

0
107

“Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10)
Penggalan surah diatas dapat menjadi sebuah renungan bagi kita semua, bahwa kita semua tidak mengetahui kapan kita akan kembali kepada-Nya. Selain itu juga kita jadi tersadar amal terbaik apakah yang sudah kita persiapkan sebelum waktu itu tiba. Bila ternyata belum ada amal terbaik bekal di akhirat kelak maka persiapkanlah saat ini juga, jangan sampai kita menyesal seperti dalam mayit yang meminta dihidupkan kembali hanya untuk bersedekah.

Ya, sedekah menjadi pilihan cerdas dalam beramal baik, karena dalam waktu yang singkat harta yang dimilikinya dapat menjadi bukti keimanan dan sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah juga dapat berbagi kebahagiaan dengan sesama manusia. Mengapa sedekah, bukan amal lainnya? karena sang mayit mengetahui terdapat limpahan pahala dalam amal sedekah.

Mari beramal cerdas, dengan berwakaf. Wakaf (sedekah jariyah) amalan yang meski usia terputus, pahalanya mengalir terus.
Link Wakaf Tunai >> https://sharinghappiness.org/collabs/gelombangwakaf

Konsultasi wakaf melalui Wa Center di 0815 7300 1555