Apakah boleh berhutang untuk wakaf?

0
46
berhutang untuk wakaf

Wakaf termasuk ke dalam sedekah jariyah, yang artinya akan terus mengalirkan pahala walaupun pewakaf sudah meninggal dunia. Maka apakah boleh wakaf menggunakan uang dengan berhutang pada orang lain?

Wakaf dianjurkan kapanpun baik waktu lapang maupun sempit. Namun perlu diluruskan bahwa niat kita berwakaf semata karena Allah. Maka apabila kita berwakaf insya Allah kita akan mendapat keberkahan dan pahala dari Allah sampai 10 kali lipat (QS. Al-An’am: 160) bahkan sampai 700 kali lipat. Hal inilah yang dikenal sebagai ”The Power of Giving” dimana orang yang memberikan harta di jalan Allah akan mendapat pahala di akhirat dan kebahagiaan di dunia.

Yang perlu menjadi catatan apabila ada tenggat waktu untuk membayar hutang dan kita mampu membayarnya saat jatuh tempo maka tidak apa-apa wakaf dengan uang hasil hutang. Misalnya pada tanggal 19 bulan September Anda ingin wakaf untuk perbaikan masjid dekat rumah, sedangkan saat itu tidak memiliki uang sama sekali, dan gaji Anda biasanya dibayarkan pada tanggal 25 setiap bulan maka Anda boleh berhutang ke orang lain. Apabila pemberi hutang memberi tenggat waktu pembayaran sampai Anda memiliki uang (misalnya tanggal 30 September) dan diperkirakan gaji Anda bisa menutupi hutang tersebut tanpa mengabaikan kebutuhan hidup Anda sehari-hari.

Nantikan selalu update terbaru dari kami hanya di sini.