Apakah hukum menjual barang wakaf masjid yang sudah rusak?

0
19

Sebagian besar barang-barang di masjid merupakan wakaf dari para jamaah. Maka apa yang harus dilakukan ketika barang wakaf tersebut rusak? Sedangkan hukum wakaf hakikatnya tidak boleh diperjualbelikan, diwariskan, dan dihibahkan.

Mengenai hal ini terdapat beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama. Di dalam kitab al-Mausu’al al-Fiqhiyah disebutkan : “Menurut pendapat yang paling shahih, diperbolehkan menjual karpet-karpet masjid jika bendanya telah rusak, robek atau hampir robek dan tidak layak kecuali untuk dibakar”.

Imam Nawawi di dalam kitab al-Majmu menjelaskan bahwa boleh menjual barang-barang masjid yang tidak terpakai, ucapnya: “Supaya barang-barang tersebut tidak sia-sia. Mendapatkan sedikit dari keuntungan barang-barang masjid dan dikembalikan untuk wakaf lagi itu lebih utama daripada menyia-nyiakannya. Dan hal ini dikecualikan dari (larangan) penjualan benda waqaf, karena dihukumi seolah tidak ada, dan keuntungannya dialokasikan untuk kepentingan masjid jika tidak memungkinkan untuk membeli karpet lagi.”

Dari pendapat di atas maka barang wakaf masjid yang sudah rusak tidak boleh dibuang, tapi harus dijual kembali walaupun berharga rendah. Selanjutnya uang tersebut untuk dibelikan barang yang serupa kalau pun tidak cukup maka harus digunakan untuk keperluan masjid.