Apakah hukum menunaikan wakaf?

0
19
hukum menunaikan wakaf

Wakaf merupakan perintah agama dan secara umum menunaikan wakaf hukumnya sunnah. Namun dalam beberapa kasus hukum wakaf bisa berubah menjadi empat yaitu sunnah, wajib, mubah, dan haram.

  1. Wakaf sunnah : Para ulama sepakat bahwa menunaikan wakaf hukumnya sunnah. Artinya apabila dikerjakan mendapat pahala dan bila tidak ditunaikan hilang kesempatan kita untuk mendapatkan pahala lebih. Wakaf harus dipersembahkan untuk kebaikan umat.
  2. Wakaf wajib : Ibadah yang asalnya bersifat sunnah bisa menjadi wajib apabila diniatkan dengan niat tertentu. Contohnya adalah orang yang bernadzar akan mewakafkan aset tanahnya apabila bisnisnya berhasil menembus pasar luar negeri. Dalam kasus ini maka ia harus menunaikan apa yang diniatkan karena doanya telah terkabul. Namun nadzar di sini hanya terbatas pada ibadah yang hukumnya sunnah dan tidak boleh bernadzar pada hal-hal yang hukumnya haram.
  3. Wakaf mubah : Wakaf menjadi mubah apabila ada orang yang tidak beragama Islam mau mewakafkan hartanya untuk umat Islam. Para ulama sepakat dalam hal ini hukumnya boleh tetapi di sisi Allah amalan tersebut tidak memberikan pahala kepadanya.
  4. Wakaf haram: Wakaf menjadi haram apabila ditunaikan di jalan yang bertentangan dengan syariah Islam. Misalnya orang yang mewakafkan hartanya untuk maksiat, termasuk haram hukumnya mewakafkan tanah untuk dibangun gereja dan rumah ibadah lainnya selain masjid.

Nantikan selalu update terbaru dari kami hanya di sini ya.