Apakah masjid harus dibangun di atas tanah wakaf?

0
53
wakaf masjid

Masjid adalah rumah Allah sebagai tempat ibadah umat Muslim. Apakah masjid harus selalu berstatus wakaf? Merujuk ke firman Allah SWT dalam Surat Al Jin ayat 18 : “Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah Ta’ala”.

Pendapat Imam Malik dalam kitab Al-Mudawwanat : Saya (Sahnun) bertanya (kepada Ibnu Qosim) : “Apakah orang yang membangun masjid di rumahnya atau membangunnya di luar rumahnya, tetapi di tanahnya, bukan di rumahnya, boleh menjual masjid yang dibangunnya tersebut. Ibnu Qosim mengatakan : Imam Malik mengatakan : “Orang tersebut tidak boleh menjual masjid yang dibangunnya tersebut, karena – menurut hemat saya – masjid adalah habs/wakaf”

Fatwa MUI Nomor 54 Tahun 2014 tentang Status Tanah Yang di Atasnya Ada Bangunan Masjid, menyatakan bahwa status tanah yang di atasnya ada bangunan masjid adalah wakaf. Adapun yang belum berstatus wakaf wajib diusahakan untuk disertifikasikan sebagai wakaf. Maka status tanah yang dimanfaatkan untuk masjid adalah wakaf walaupun secara formal belum memperoleh sertifikat wakaf. Untuk itu, tanah masjid yang belum berstatus wakaf wajib diusahakan untuk disertifikasi sebagai wakaf. Tanah masjid tidak boleh dihibahkan, tidak boleh dijual, tidak boleh dialihkan atau diubah peruntukannya kecuali dengan syarat-syarat tertentu.