Apakah syarat menjadi saksi dalam ikrar wakaf?

0
114
syarat saksi wakaf

Sahabat…saat berwakaf orang yang wakaf (wakif) hendaknya menghadirkan seorang saksi. Ini bertujuan untuk menghindari khianat dan selisih paham, apalagi jika jumlah harta benda wakaf sangatlah besar. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berasal dari sahabat Ibnu Abbas. Saat itu ibunda Sahabat Sa’ad bin Ubadah meninggal dunia dan Sa’ad sedang tidak berada di tempat. Ia melapor kepada Rasulullah SAW :
“Wahai, Rasulullah. Sesungguhnya ibuku meninggal dunia. Ketika itu saya tidak ada. Apakah dapat bermanfaat kepadanya bila aku bershadaqah sebagai gantinya?” Beliau menjawab,”Ya,” maka Sa’ad berkata,”Sesungguhnya aku menjadikan kamu sebagai saksi, bahwa pekarangan yang banyak buahnya ini aku shadaqahkan untuk ibuku.” [HR Bukhari]

Ibnu Hajar berpendapat bahwa hadits di atas belum bisa menjadi dasar diwajibkan adanya saksi, bisa jadi makna hadits tersebut adalah pemberitahuan. Sedangkan Al Mulhib berpendapat bahwa wakaf harus ada saksi, sesuai firman Allah SWT:
“..dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli” (Al Baqarah : 282)

Lebih lanjut Al Mulhib berkata: Apabila orang berjual beli dianjurkan adanya saksi, padahal makna jual beli adalah penukaran barang, maka wakaf dianjurkan adanya saksi itu lebih utama. [Lihat Fathul Bari, 5/391].

Terlepas dari pembahasan di atas, sebaiknya wakaf ada yang menyaksikan agar tidak terjadi hal di luar kendali.