Apakah syarat-syarat untuk menentukan penerima manfaat wakaf?

0
122
syarat penerima manfaat wakaf

Penerima manfaat wakaf disebut juga sebagai mauquf alaih. Mauquf alaih bentuknya bisa bermacam-macam sesuai ketentuan orang yang berwakaf (wakif) atau untuk keperluan fakir miskin. Meski pun bentuknya bermacam-macam, dalam penetapan ada syarat-syarat dan batasan yang ditetapkan oleh para ulama, antara lain:

  1. Mauquf alaih harus berbentuk kebajikan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah (qurbah) dan ketaatan pada Nya. Ulama Syafi’iyah, Hanabilah, dan Malikiyah tidak mensyaratkan qurbah tapi wakaf tidak boleh untuk maksiat atau diberikan kepada pelaku maksiat seperti pemabuk dan pencuri.
  2. Mauquf alaih harus pihak yang tidak terputus.
  3. Manfaat wakaf tidak boleh kembali kepada wakif. Hal ini karena bila telah diwakafkan, maka harta benda wakaf bukan lagi milik wakif. Kecuali bila wakif masuk ke dalam mauquf alaih umum misalnya seseorang wakaf masjid, maka ia beoleh shalat di dalamnya.
  4. Mauquf alaih harus pihak yang boleh memiliki.