Apakah tugas Kantor Urusan Agama (KUA) dalam hal wakaf?

0
141

Selama ini kita mengenal Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai lembaga negara yang berurusan dengan pernikahan. Ternyata tugasnya tidak hanya sebatas itu, KUA memiliki peran dalam hal administrasi aset wakaf di daerahnya. Tanda bukti pendaftaran Nazhir bisa didapatkan dari KUA. Sebelum Nazhir melaksanakan tugasnya, Nazhir harus didaftarkan terlebih dahulu kepada Menteri dan BWI melalui KUA. Apabila Nazhir perseorangan mengundurkan diri, ia juga harus melaporkan diri kepada KUA untuk disampaikan kepada BWI.

Kepala KUA juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) harta benda tidak bergerak berupa tanah dan harta benda benda bergerak selain uang. Jadi siapa pun yang mewakafkan tanah, kendaraan, dan lainnya harus membuat Akta Ikrar Wakaf (AIW) di KUA sebagai bukti bahwa harta benda sudah diwakafkan. Selanjutnya PPAIW wajib menyampaikan AIW kepada Menteri dan perwakilan BWI agar dimuat dalam register umum wakaf yang diselenggarakan oleh Menteri.

Jadi sekarang sudah lebih paham kan tugas KUA dalam mengelola wakaf? Nantikan selalu update terbaru dari kami hanya di sini dan jangan lupa kunjungi website Gelombang Wakaf untuk info yang lebih lengkap.