Hukum Wakaf Uang dalam Islam

0
222

Apakah hukum wakaf uang dalam Islam?

Sahabat, di Indonesia sebelum adanya UU no 41 tahun 2004 tentang wakaf, MUI telah mengeluarkan fatwa tentang wakaf uang di tahun 2002. Wakaf uang adalah wakaf yang dilakukan individu, kelompok, lembaga, atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. Hukum wakaf uang adalah boleh (jawaz). Terdapat beberapa pendapat yang menguatkan fatwa uang tunai, antara lain:

  1. Imam Az Zuhri berpendapat bahwa wakaf dinar hukumnya boleh. Caranya dengan menjadikan dinar sebagai modal usaha dan keuntungannya disalurkan kepada mauquf alaih.
  2. Mutaqaddim dari ulama Mazhab Hanafi membolehkan wakaf uang dinar dan dirham.
  3. Pendapat sebagian ulama Mazhab Syafi’i: “Abu Tsyar meriwayatkan dari Imam Syafi’i tentang kebolehan wakaf dinar dan dirham”. (al-Mawardi, al-Hawi al-Kabir, tahqiq Dr. Mahmud Mathraji, [Beirut: Dar al-Fikr,1994[, juz IX,m h. 379)

Maka wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal syar’i. Nilai pokok dari uang yang diwakafkan harus dijamin keabadiannya, tidak boleh dihibahkan, dijual, ataupun diwariskan. Wakaf uang memberi kemudahan bagi setiap Muslim untuk menjalankan syariat wakaf. Jadi sudahkah Sahabat wakaf hari ini?