INILAH DALIL DISYARIATKANNYA BERWAKAF

0
672

Menurut cerita Anas Bin Malik, Abu Thalhah adalah seorang Anshar yang paling banyak memiliki kebun kurma di Madinah. Diantara kebun kurma yang paling disayanginya adalah kebun kurmanya di Bairuha, yang terletak berhadapan dengan masjid. Rasulullah SAW sendiri pernah mengunjunginya dan meminum airnya yang sangat segar.

Suatu ketika firman Allah turun (QS Ali Imran (3) : 92 ) dengan bunyi :
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS Ali Imran (3) : 92 )

Maka Abu Thalhah bergegas menghadap Rasulullah saw dan menyatakan, “Sesunguhnya harta yang paling kusayangi ialah hartaku di Bairuha dan hartaku di Bairuha itulah yang kuwakafkan di jalan Allah SWT.

Itulah yang menjadikan QS Ali Imran (3) ayat 92 ini menjadi landasan disyariatkannya berwakaf.

Sahabat masih banyak edukasi wakaf menarik lainya, jadi jangan lupa follow fanpage dan ig @gelombangwakaf.id

Gelombang Wakaf, gerakan kebaikan bagian dari Rumah Zakat dan Rumah Wakaf