MELEBARKAN SAYAP KEBAIKAN, ZIS INDOSAT BEKERJASAMA DENGAN RUMAH WAKAF KELOLA WAKAF PEMBANGUNAN MASJID NURUL TAQWA

Jakarta. Tahun 2017 telah berjalan pengelolaan dana Zakat, Infaq dan Sedekah dari karyawan Indosat pada program pemberdayaan masyarakat melalui Desa Berdaya kerjasama ZIS Indosat dan Rumah Zakat. Kini ZIS Indosat bekerjasama dengan Rumah Wakaf Indonesia untuk pengelolaan dana wakaf karyawan yang ditandai dengan penandatanganan kerjasama kedua belah pihak pada Jumat (03/11) di jalan Medan Merdeka Barat No.21, Gambir, Kota Jakarta Pusat.

Selepas menunaikan ibadah sholat Jumat bagi karyawan Indosat, Soleh Hidayat selaku direktur Rumah Wakaf Indonesia (RWI) memberikan edukasi tentang wakaf penjelasan tentang potensi wakaf bila dikelola dengan baik kepada seluruh jamaah yang hadir. “Potensi wakaf sangat besar dan dapat memberikan nilai kebaikan yang banyak bagi pewakaf juga masyarakat bila dikelola dengan baik dan benar,” tutur Soleh dalam penjelasaannya di Gedung Indosat lantai 4.

Sementara itu, booth wakaf dibuka membersamai penjelasan tentang wakaf oleh direktur RWI. Terlihat beberapa jamaah yang selesai beribadah mendekati booth untuk menyalurkan wakaf tunai. “ Setelah pemaparan tentang wakaf dari Pak Soleh, Insya Allah dilaksanakan penandatanganan kerjasama ZIS Indosat bersama Rumah Wakaf Indosat,” tutur Wahid Efendi selaku ketua ZIS Indosat.

Wahid menambahkan, kedepannya ZIS Indosat akan mengembangkan dana wakaf untuk program-program pemberdayaan yang sudah dijalankan. “Awalnya kita punya rencana pembangunan masjid, menerima infak dan sedekah dalam bentuk wakaf maka diadakan kerjasama dengan Rumah Wakaf dalam himpunan dananya. Selanjutnya, kita awali kerjasama selama 2 tahun. Kita coba tahun pertama ini target wakaf terhimpun 2000 sertifikat wakaf untuk Masjid Indosat dengan nominal sekitar 3 Milyar. Dan kita buat program-program pemberdayaan wakaf produktif seperti di Jawa barat yang menggunakan wakaf produktif untuk pengeolaan tambang garam,” tutur Wahid di sela kunjungan ke booth milik Rumah Wakaf Indoensia (RWI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *