Orang Pertama yang Melakukan Syariat Wakaf dalam Islam

0
138

Siapakah yang pertama kali melakukan wakaf dalam Islam?

Sahabat Wakaf, di dalam Islam wakaf dikenal setelah Rasulullah SAW hihrah ke Madinah di tahun kedua H. Terdapat 2 pendapat di kalangan fuqaha tentang siapa yang pertama kali melaksanakan wakaf. Sebagian berpendapat bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang pertama kali berwakaf dengan mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid. Pendapat ini sesuai hadits riwayat Uman bin Syabah dari Amr bin Sa’ad berkata:
“Kami bertanya tentang mula-mula wakaf dalam Islam? Orang Muhajirin mengatakan adalah wakaf Umar, sedangkan orang-orang Ansor mengatakan adalah wakaf Rasulullah SAW.” (Asy-Syaukani: 129)

Pendapat lain menyatakan bahwa yang pertama kali menjalankan wakaf adalah Umar bin Khatab yang mewakafkan tanah di Khaibar. Pendapat ini bertolak dari hadits yang diriwayatkan Ibnu Umar R.A. Dari Umar R.A, berkata:
“Hai Rasulullah SAW., saya mendapat sebidang tanah di Khaibar, saya belum mendapat harta sebaik itu, maka apakah yang engkau perintahkan kepadaku?” Rasulullah SAW. bersabda: “Bila engkau suka, kau tahan (pokoknya) tanah itu, dan engkau sedekahkan (hasilnya), tidak dijual, tidak dihibahkan dan tidak diwariskan. Ibnu Umar berkata: “Umar menyedekahkannya (hasil pengelolaan tanah) kepada orang-rang fakir, kaum kerabat, hamba sahaya, sabilillah, Ibnu sabil dan tamu. Dan tidak dilarang bagi yang mengelola (nazhir) wakaf makan dari hasilnya dengan cara yang baik (sepantasnya) atau memberi makan orang lain dengan tidak bermaksud menumpuk harta” (HR.Muslim)