Prinsip-Prinsip Wakaf

0
190

PRINSIP WAKAF, TAHAN POKOKNYA SEDEKAHKAN HASILNYA

Disuatu ketika Sahabat Umar bertanya perihal harta yang paling dicintainya yaitu tanah di Khaibar kepada Rasulullah, dan kemudian Rasul menganjurkan Umar untuk mewakafkan tanah tersebut.

Rasulullah mengatakan, “Bila engkau suka, kau tahan (pokoknya) tanah itu, dan engkau sedekahkan (hasilnya), tidak dijual, tidak dihibahkan dan tidak diwariskan . Ibnu Umar berkata, “Umar menyedekahkannya (hasil pengelolaan tanah) kepada orang-orang fakir, kaum kerabat, hamba sahaya, sabilillah, ibnu sabil, dan tamu. Tidak dilarang bagi yang mengelola (nadzir) wakaf, makan dari hasilnya dengan cara yang baik (sepantasnya) atau memberi makan orang lain dengan tidak bermaksud menumpuk harta.” (HR. Muslim)

Itulah prinsip wakaf yang Rasulullah anjurkan kepada para sahabatnya, tahan pokoknya sedekahkan hasilnya. Prinsip wakaf ini sama dengan prinsip dari produktif, yakni tumbuh atau berkembang. Si pokok tidak boleh berkurang tapi harus bertumbuh.