RWI Luncurkan Gerakan Wakaf 1.000 Alquran

0
218

Kamis, 25/07/2013 – 06:55
BANDUNG, (PRLM).- Dalam rangka menyambut malam Nuzulul Quran, Rumah Wakaf Indonesia (RWI) akan meluncurkan Gerakan Wakaf 1.000 Alquran di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, Kamis (25/7/2013) ini. Acara ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih banyak membaca Alquran di bulan Ramadan dan juga tak lupa untuk berbagi kepada sesama melalui kegiatan wakaf yang pahalanya terus mengalir meskipun sang muwakif (orang yang berwakaf) sudah meninggal serta.
“Semua sudah tahu kalau membaca Alquran di bulan Ramadan, pahalanya berkali lipat dibandingkan bulan biasa. Apalagi Alquran turun di bulan Ramadan. Sehingga kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih banyak membaca Alquran,” ungkap Direktur RWI, Reno Wisnu.
Reno mengungkapkan bahwa saat ini masih banyak masjid di daerah pelosok yang belum memiliki Alquran yang memadai. Sehingga Gerakan Wakaf 1.000 Alquran ini pun bertujuan untuk mengajak masyarakat bergotog royong menyediakan Al Qur’an untuk masjid-masji di Jawa Barat dan sekitarnya.
“Ramadan ini RWI memiliki target untuk menyebarkan 1.000 Alquran ke masjid-masjid yang ada di Jawa Barat. InsyaAllah berikutnya akan lebih banyak lagi penyaluran Alquran di daerah lainnya,” kata Reno.
Selain itu Reno pun mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga untuk lebih mensosialisasikan wakaf. Sebab untuk saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang ibadah wakaf, tidak seperti zakat, infak, dan shadaqah yang lebih populer. Dan salah satu jenis wakaf yang bisa dipilih adalah wakaf Alquran.
“Wakaf itu kesannya masih eksklusif dan hanya orang-orang yang memiliki tanah serta harta berlimpah saja yang bisa wakaf. Padahal semua orang bisa berwakaf. Dan pahala wakaf ini sifatnya terus mengalir meskipun yang membayar wakaf sudah meninggal,” ujar Reno.
Dalam acara tersebut, diselenggarakan pula uji publik hafalan dari dua anak asuh yang merupakan penghafal Alquran. “Kita sengaja memilih anak-anak untuk diuji hafalannya di depan publik. Hal itu untuk mengingatkan kita yang sudah dewasa. Anak kecil saja bisa menghafal Alquran, masa kita yang sudah gede kalah,” tutur Reno.(A-147)***