Ternyata Badan Wakaf Pertama Kali Dibentuk Pada Zaman Dinasti Abbasiyah

0
71

Badan wakaf pertama kali didirikan oleh Khalifah Al Ma’mun, anak dan penerus dari Khalifah Harun Ar Rasyid di Dinasti Abbasiyah. Al Ma’mun pula yang mengantarkan Baitul Hikmah menuju puncak kejayaan. Saat itu ilmu pengetahuan disokong oleh dana yang berasal dari wakaf. Semakin hari wakaf yang terkumpul semakin banyak, maka Al Ma’mun berinisiatif untuk mendirikan badan wakaf. Badan-badan wakaf dibentuk untuk menyalurkan dana wakaf bagi kepentingan sosial masyarakat terutama di bidang pendidikan. Baitul Hikmah merupakan aset wakaf yang paling terkenal pada masa itu. Semua ilmu pengetahuan dikaji dan dipelajari sehingga melahirkan ilmuwan-ilmuwan jenius yang tak terkalahkan hingga kini.

Di era Al Ma’mun Baitul Hikmah dilengkapi oleh observatorium. Saat itu tidak ada satu pun lembaga pendidikan yang mempunyai peralatan secanggih Baitul Hikmah. Para ilmuwan yang belajar disana diberikan insentif dan gaji yang sangat menjanjikan yang semuanya berasal dari pengembangan wakaf. Di masa Harun Ar Rasyid Baitul Hikmah didirikan dan di era Al Ma’mun Baitul Hikmah mencapai masa gemilang. Menurut Al Ma’mun, berkat wakaf biaya di bidang pendidikan menjadi lebih ringan sehingga baik kaya ata pun miskin bisa memperoleh kesempatan yang sama untuk menuntut ilmu.

Setelah Al Ma’mun mangkat, para penggantinya berpendapat bahwa badan wakaf harus dibentuk secara permanen. Kemudian wakaf semakin berkembang dan disalurkan secara lebih spesifik untuk kepentingan negara dan sosial.