Ternyata Beberapa Pertokoan di Kampong Glam Singapura adalah Aset Wakaf

0
44

Kampong Glam merupakan tempat wisata yang sering menjadi tujuan turis Muslim saat berkunjung ke Singapura. Kata ‘Glam’ bukan berasal dari Bahasa Inggris yang artinya ‘gemerlap’, Glam berasal dari Pohon Gelam atau pohon kayu putih yang banyak tumbuh di kawasan ini. Ternyata beberapa pertokoan di Kampong Glam Singapura adalah aset wakaf dan tercatat sebagai Wakaf Heritage Trail (Jejak Warisan Wakaf) di Singapura. Pertokoan tersebut adalah wakaf dari Raja Siti Binte Kraeng Chanda Putih seorang filantropis yang meninggal pada 18 April 1891 di Mekkah. Setelah wafat ia mewakafkan ½ penghasilan dari toko-tokonya untuk orang-orang yang berbuka puasa di Masjid Fatimah, Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Thaif. Selain itu wakaf disalurkan kepada orang-orang miskin di dalam dan luar negara Singapura.

Saat ini pertokoan tersebut masih tercatat sebagai aset wakaf dan ditempati oleh beberapa usaha. Seperti Restoran New Victory di unit 701 dan 703, Kazura Industries pabrik parfum di unit 705, Al Amal Creations toko retail di unit 707, dan Al Tasneem Restaurant di unit 709. Aset wakaf tersebut dikelola oleh WAREES Investment di bawah pengawasan langsung oleh MUIS Singapura (Majelis Ugama Islam Singapura).

Inilah contoh pengelolaan wakaf produktif di Singapura. Harga tanah yang terus meroket setiap tahun membuat aset tanah wakaf memiliki nilai yang semakin tinggi. Pengelolaan wakaf yang profesional akan membuat aset wakaf menjadi semakin bernilai dan memberikan manfaat luas bagi orang banyak.