Ternyata Jalur Kereta Yordania Merupakan Hasil Wakaf Para Muslim

0
226

Adalah Hedjaz Jordan Railway yang beroperasi sejak tahun 1908. Jalur kereta api Hijaz dibangun pada masa Sultan Abdul Hamid II di tahun 1900. Tujuan dibangunnya jalur ini untuk mengantarkan para muslim beribadah haji di bulan Dzulhijjah. Dengan adanya jalur kereta, perjalanan yang biasanya dihabiskan dalam waktu 40 hari hanya dibutuhkan 5 hari saja dari Damaskus ke Madinah. Jalur kereta ini melewati lima negara yaitu Turki, Suriah, Yordania, Israel, dan Arab Saudi. Sekali perjalanan kereta bisa membawa 300 ribu penumpang. Biaya yang digunakan berasal dari urunan kaum muslim di masanya. Karena itu hingga detik ini jalur kereta Hijaz dianggap wakaf seluruh muslim, bukan milik negara manapun. Namun pada tahun 1918, operasional kereta dihentikan karena perang yang berkecamuk di Timur Tengah.

Di tahun 2011 jalur Amman – Damaskus dibangkitkan kembali dan menjadi tempat para keluarga menghabiskan akhir pekan. Ada juga kereta uap saat musim panas yang menampilkan lanskap Wadi Rum. Selain itu di Stasiun Amman juga didirikan museum tempat lokomotif uap dan sejarah jalur kereta api yang menjadi atraksi para para traveller di seluruh dunia yang berkunjung ke Yordania.

Wah ternyata banyak sekali ya situs peninggalan zaman dahulu yang merupakan hasil wakaf. Jika Sahabat berkunjung ke Yordania, jangan lupa berkunjung ke Amman dan rasakan sensasi melintasi gurun pasir dengan kereta api.

Stay update di ig @gelombangwakaf.id untuk fakta wakaf menarik lainnya. See you soon Sahabat Wakaf!