Ternyata Leluhur Indonesia Memiliki Lahan Wakaf di Kompleks Masjidil Haram

0
114
wakaf di masjidil haram

Berangkat haji ke Tanah Haram sudah dilakukan para leluhur Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Saat haji nenek moyang Indonesia tinggal di suatu kawasan yang disebut Zaqaq Jawa. Hingga kini masih ada beberapa anak keturunan yang sudah menetap bertahun-tahun di Makkah. Zaman dulu tidak hanya orang Aceh yang memiliki tanah di Makkah. Ada banyak bait atau rumah milik orang Jawa, Banten, Banjar, Riau, Minangkabau, Bugis, Ternate, dan masih banyak lagi. Dulu hanya orang-orang kaya dan sultan yang bisa berangkat haji, tak heran banyak tanah di sekitar Masjidil Haram yang dimiliki oleh orang Indonesia dan mereka wakafkan untuk para keturunannya.

Namun patut disayangkan tanah dan bangunan wakaf tidak dikelola secara profesional layaknya wakaf Habib Bugak untuk orang Aceh. Karena ketidak jelasan tersebut, lahan diwakafkan kepada Masjidil Haram dan lahan wakaf kini sudah berubah menjadi hotel-hotel yang ada di kawasan strategis. Usaha mencari keturunan orang Indonesia sudah pernah dicoba oleh Pemerintahan Saudi, namun karena hasilnya nihil akhirnya lahan tersebut terkena proyek perluasan Masjidil Haram.