Ternyata Sebagian Besar Fasilitas Umum dan Ibadah di Arab Saudi Berasal dari Wakaf

0
158

Ternyata Sebagian Besar Fasilitas Umum dan Ibadah di Arab Saudi Berasal dari Wakaf

Mekkah dan Madinah adalah dua kota suci milik umat Islam sedunia. Sejak zaman dahulu, wakaf di kedua kota tersebut dikelola secara khusus. Pembentukan Kementerian Haji dan Wakaf dibentuk secara resmi pada tahun 1381 H. Tugas Kementerian berfokus kepada pengelolaan wakaf di seluruh penjuru Arab Saudi. Wakaf dikembangkan dalam berbagai bentuk seperti perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pembangunan masjid, sarana pendidikan, perpustakaan, dan penerbitan buku-buku gratis. Sebagai inovasi Kementerian Wakaf juga menerbitkan wakaf sukuk perhotelan, perumahan, dan pertanian di berbagai daerah di Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi tidak main-main dalam memanfaatkan potensi wakaf. Sebagai sentral peribadatan Muslim seluruh dunia dana wakaf benar-benar digunakan untuk kepentingan umat. Selain penjabaran sebelumnya, wakaf juga dikembangkan untuk membangun fasilitas jalan umum seperti jalan tol dari Jeddah ke Mekkah, fasilitas pemondokan haji, penerbitan Al Qur’an gratis untuk distribusi ke seluruh dunia, mendirikan pusat kajian Islam di negara-negara seluruh dunia, hingga pengembangan saham, toko, dan hotel di Madinah. Untuk itu semua dihabiskan dana wakaf sebesar 23,05 triliun rupiah dan tentunya angka tersebut masih kecil dibandingkan dengan himpunan dana wakaf yang terkumpul.

Masya Allah, begitu besar manfaat wakaf bagi kemaslahatan kaum Muslimin dan Muslimat. Wakaf yang dikelola secara baik akan terus menghadirkan manfaat bagi umat sampai hari akhir kelak dan mengalirkan pahala bagi para wakif. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang gemar berwakaf ya. Salam produktif dari kami Sahabat Wakaf.