Ternyata Wakaf Mendorong Pesantren Darunnajah Menjadi Semakin Maju dan Besar

0
161

Pesantren Darunnaajah adalah salah satu pesantren modern yang terletak di Jakarta. Dirintis sejak tahun 1942 oleh K.H Abdul Manaf Mukhayyar, K.H Qomaruzzaman, dan K.H Mahrus Amin. Sejarah pendiriannya berasal dari Abdul Manaf Mukhayyar seorang pengusaha sukses dari Jakarta. Ia memiliki impian untuk mendirikan lembaga pendidikan Islam. Ia mewakafkan hartanya untuk menggaji guru, membangun madrasah, dan membayar biaya operasional pesantren. Pertama kali ia mendirikan Madrasah Islamiyah di Palmerah, namun di tahun 1960 dibongkar karena terkena proyek perluasan kompleks Asian Games IV. Uang ganti rugi ia belikan tanah di Ulujami yang menjadi lokasi Ponpes Darunnajah saat ini. Bersama teman-temannya Ponpes Darunnajah mengusung konsep pesantren modern yang hingga kini terus berkembang hingga mencapai 17 pesantren di seluruh Indonesia.

Di tahun 2015 dalam memperingati ulang tahun ke 54, Ponpes Darunnajah mewakafkan tanah seluas 602 hektar senilai Rp 1,6 triliun untuk pendidikan. Hal ini sesuai amanat dari K.H Abdul Manaf Mukhayyar sebagai wakif dan pendiri Ponpes. Aset tanah yang diwakafkan Darunnajah telah mencapai 677,5 hektar tersebar di seluruh Nusantara seperti Riau, Kalimantan, Bandung, Banten, Bogor, Banten, Lampung, dll. Tak heran Ponpes Darunnajah semakin besar dan maju berkembang dalam mendidik generasi pejuang Islam di Tanah Air.