Ternyata Wakaf Uang di Turki Berkembang Menjadi Wakaf Produktif

0
51

Di Turki wakaf uang dimulai pada abad ke-15 pada zaman Dinasti Turki Ustmani…

Di akhir abad ke-16 wakaf uang semakin dikenal di Anatolia dan provinsi di Eropa yang dikuasai oleh Turki Ustmani. Namun saat itu wakaf dikelola dengan penerapan bunga yang melenceng dari ajaran Islam sesungguhnya dan menimbulkan kontroversi. Walaupun begitu, wakaf tetap digunakan untuk kepentingan sosial dan agama seperti pendidikan, masjid, toilet umum, dll. Praktek wakaf seperti ini dikarenakan saat itu belum dikenal cara bagi hasil (mudharabah atau musyarakah). Sehingga sistem kredit seperti ini menumbuhkan praktek riba yang hukumnya haram dalam Islam.

Akhirnya, di tahun 1423 wakaf uang digunakan untuk pengajian Al Quran sebanyak 10.000 akce yang didapat dari penyewaan toko dan meminjamkan uang dengan bagi hasil. Di tahun 1442, wakaf yang lebih luas dialokasikan untuk pengembangan usaha masjid, dapur umum, dan sekolah dengan cara bagi hasil. Di sinilah peran aktif nazhir diperlukan, sehingga nazhir tidak semata-mata menerima amanat wakaf namun nazhir mulai bergerak mengembangkan harta wakaf. Hingga kini pengembangan wakaf uang dilakukan dengan cara investasi dan keuntungannya dipakai untuk kegiatan sosial bagi umat.